Flipper Properti: Mudah Caranya, Banyak Untungnya

Istilah flipper properti nampaknya masih asing bagi banyak kalangan karena memang jenis pekerjaan ini masih cukup asing di Indonesia.

Apakah Anda pernah mendengar istilah ini?

Jika belum, maka Anda bukan satu-satunya. Selain istilah ini masih cukup asing, peminat di bidang ini pun masih sangat sedikit. Hal ini tentu menjadi sebuah keuntungan bagi Anda yang berminat di bidang properti atau tertarik untuk menggelutinya. Peluang pasar masih cukup besar, cara kerjanya cukup mudah, dan keuntungannya melimpah!

Nah, agar Anda semakin paham mengenai flipper properti ini sebaiknya segera simak serba-serbi informasinya, yuk. Anda bisa mengetahui asal usul flipper properti, cara kerjanya, serta apa saja keuntungannya.

Simak penjelasan selengkapnya di bawah ini ya.

Asal Usul Istilah Flipper Properti

Ditilik secara makna, istilah flipper berasal dari bahasa Inggris flip yang artinya membalikkan. Kemudian istilah ini diserap ke dalam dunia properti menjadi sebuah jenis pekerjaan bernama flipper properti. Secara sederhana, flipper properti berarti seseorang yang pekerjaannya membalik transaksi dari yang tadinya pembeli menjadi penjual dalam waktu singkat. Orang yang berkecimpung di bidang ini disebut flipper dan pekerjaan yang dijalaninya disebut flipping.

Sistem Kerja Flipper Properti

Dalam pekerjaannya, seorang flipper akan mencari capital gain yang didapatkan dari properti sebagai objek transaksinya. Sama seperti jenis usaha lainnya, flipper properti juga membutuhkan modal untuk memulai menjalankan usahanya.

Namun, besar kecilnya modal yang dibutuhkan sangat bergantung terhadap kepintaran dan keberuntungan dalam mendapatkan properti untuk diflip. Meskipun dalam prosesnya seorang flipper bisa bekerja tanpa modal, namun bukan berarti tak membutuhkan uang sama sekali.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.