Mengenal Siklus Pasar Properti sebelum melakukan Investasi Properti

Dalam melakukan investasi properti Kita perlu mengenal siklus pasar properti yang biasa terjadi di Indonesia.  Ada dua gelombang utama pada siklus pasar properti yaitu Buyer’s Market dan Seller’s Market.  Buyer’s market dimana pasar property meningkat tajam dan terdapat sedikit pembeli property.  Sebaliknya pada pasar Seller’s market terdapat banyak pembeli property.   Selain dua siklus besar pasar tersebut, ada siklis yang terjadi pada perubahan antara pasar Buyer’s market dan Seller’s maket atau biasa disebut pasar transisi, yaitu soft market dan weak market.  Pasar soft market adalah transisi dari buyer’s matket ke seller’s market.  Pasar weak market adalah transisi pasar dari seller’s market ke buyer’s market.

Setelah mengetahui dan mengenal siklus pasar properti tersebut, seorang investor properti dapat mempersiapkan langkah strategis yang akan diambil.  Ada beberapa hal yang dapat dilakukan terkait kondisi gelombang pasar yang terjadi.  Investor dapat membeli properti baru, menjual properti yang dimiliki, mempertahankan properti yang ada ataupun dapat melakukan tukar/perpindahan lokasi investasi.