Strategi & Tips Membeli Rumah Pertama, Jangan Menyesal Kemudian

Punya hunian sendiri, pasti jadi prioritas banyak orang. Maka dari itu, perlu tips membeli rumah yang tepat agar tidak salah kaprah. Perlu berdiskusi dengan pasangan masing-masing dan mengumpulkan informasi seputar tips membeli rumah pertama.  Sebuah rumah nantinya akan menjadi tempat bernaung dan keluarga dalam jangka panjang.  Bisa saja rumah tersebut menjadi warisan buat anak, cucu, atau cicit.  Tak ayal, perencanaan, kesiapan, dan strategi yang tepat perlu digalakkan.  Tentu kita semua tidak ingin ketika sudah bisa mencicil rumah, finansial sehari-hari justru terganggu ‘kan?  Nah, agar memuaskan dan tak salah pilih, ikuti tips membeli rumah pertama di bawah ini…

Berpikir Jangka Panjang

Membeli rumah pastilah membutuhkan biaya besar.  Oleh sebab itu, hal pertama yang harus diperhatikan adalah rencana jangka panjang.  Investor property perlu mengetahui terlebih dahulu tujuan utama membeli rumah.  Apakah untuk dijadikan tempat tinggal sendiri atau sebagai investasi? Setelah itu, pikirikan skema pembayaran yang akan dipilih untuk melunasi rumah itu.  Menggunakan cara tunai bertahap atau cicilan Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Jangan tergiur oleh promo harga murah, ya… Pastikan dulu rumah itu cocok untuk kamu tempati ataupun sekadar disewakan.

Lokasi Membeli Rumah Pertama

Lokasi, lokasi, lokasi… Itu jargon yang selalu dikatakan para pakar properti jika ingin berinvestasi. Meskipun tidak bertujuan untuk berinvestasi, jargon ini juga tetap penting. Carilah rumah dengan akses jalan yang dekat atau terjangkau jaraknya dari rumah sakit, pasar, sekolah ataupun fasilitas transportasi publik.  Banyak rumah dengan harga murah, namun letaknya jauh dari pusat kota.  Jika ingin membeli rumah seperti ini, pikirkan ongkos yang harus dikeluarkan serta kelelahan yang bakal didapatkan.  Ingat, rumah pertama yang dibeli akan ditempati untuk jangka waktu cukup lama. Jangan sampai menyesal setelah membelinya.

Konsultasi dengan Agen Properti

Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan agen terkait hal-hal yang belum dipahami dari properti. Agen akan membantu mencari rumah yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan pemberli atau investor.  Mereka juga bakal membantu dalam proses seperti negosiasi, mendapatkan pinjaman hingga menyelesaikan dokumen yang diperlukan. Jika membeli rumah dari pengembang, periksa rekam jejak pengembang tersebut.  Cari tahu adakah komplain dari pembelinya dari internet.

Jangan Menunggu Pasar Properti

Pergerakan pasar properti serba tak pasti sehingga jangan pernah untuk menunggu harga properti di pasaran dan suku bunganya menurun.  Jika nilai rumahnya memang cocok dan masuk hitungan jangan ragu untuk membeli.  Jika terlalu lama menunggu kondisi ekonomi yang serba tak pasti bisa jadi akan kehilangan kesempatan memiliki rumah terbaik.

Perhatikan Usia dan Kondisi Atap Rumah

Hal pertama yang perlu perhatikan saat membeli rumah bekas pertama kali adalah usia dan kondisi atap. Pastikan penjual atau perantara memberi tahu mengenai kondisi yang sebenarnya. Pemeriksaan bisa dengan mencari bagian luar rumah yang rusak, hilang, berkarat, berlumut, atau lainnya.  Jika khawatir akan hal itu, beri tahu agen atau penjual rumah sehingga dapat mendiskusikan mengenai harga jual rumah tersebut.

Cek Fondasi Rumah

Pastikan untuk memeriksa fondasi rumah yang yang akan dibeli. Coba kelilingi bagian luar hunian tersebut.  Bila ada ruang bawah tanah, masuklah ke dalam dan perhatikan setiap detail ruangan.  Lihat secara cermat bila terdapat retakan atau indikasi lain yang berhubungan dengan kekuatan pondasi.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.