Tips Memulai Bisnis Rumah Kontrakan, Harus diperhatikan para Investor

Karena kebutuhan rumah akan semakin meningkat dari tahun ke tahun, maka investasi rumah kontrakan merupakan peluang besar. Setiap pintu yang kita kontrakan ibarat mesin pendulang uang atau income generator. Tidak hanya memberikan kebaikan secara finansial, pendapatan pasif juga berdampak baik terhadap kondisi psikologis seseorang.  Beberapa hal yang perlu diperhatikan saat Kita akan memulai bisnis kontrakan, sehingga hasil dari investasi kita bisa maksimal.  Pada bahasan kali ini, diasumsikan saat kita belum memiliki lahan tanah ataupun bangunan yang akan digunakan untuk bisnis rumah kontrakan.  Berikut hal yang perlu diperhatikan untuk memulai bisnis kontrakan.

Tentukan Profile Calon Pelanggan

Hal pertama yang perlu diperhatikan saat mau mulai bisnis kontrakan adalah menentukan target pelanggan yang diharapkan akan kontrak pada property yang akan dibangun.  Profile pelanggan tersebut akan digunakan sebagai dasar untuk menentukan lokasi kontrakan.  Target mahasiswa, pegawai pabrik ataupun pegawai kantoran tentunya akan menentukan lokasi yang akan dicari

Cari Lokasi Properti Sesuai Target

Setelah mengetahui target dari pelanggan kontrakan, hal selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah mencari property di lokasi yang cocok dengan target pelanggan.  Jika target nya adalah mahasiswa, maka lokasi yang tepat adalah yang mendekati kampus. Untuk pegawai kantoran, lokasi yang cocok adalah dengan arep bisnis, demikian juga lokasi dekat pabrik sangat cocok untuk pegawai pabrik.  Perlu diketahui juga bahwa mencari properti dilokasi yang sesuai merupakan hal yang tidak mudah, namun juga tidak sesulit yang dibayangkan.  Kita bisa menghubungi agen property untuk membantu mencari unit yang sesuai.  Biasanya agen property memiliki banyak unit/listing yang dipasarkan, baik itu tanah, rumah, ruko, apartemen, kontrakan, sampai hotel.  Tinggal pilih agen yang kita merasa nyaman untuk komunikasi.

Kemudahan Akses ke lokasi

Akses disini bisa berupa jalan dari dan ke lokasi maupun moda transportasi yang melewatinya.  Salah satu pertimbangan calon penghuni kontrakan mau atau tidak tinggal di rumah tersebut adalah karena akses.  Lebar jalan apakah hanya cukup untuk motor, bisa dilalui mobil, dekat dengan lintasan angkutan umum merupakan hal-hal yang perlu diperhatikan agak unit kontrakan yang kita bangun sesuai dengan profile target calon penyewa.

Proyeksi Perkembangan Wilayah

Hal ini berkaitan dengan rencana perkembangan wilayah tersebut.  Rencana pembangunan tol, pembangunan pusat perbelanjaan, pusat pemerintahan atapun pembukaan jalan baru merupakan factor yang dapat membuat nilai property kita akan naik.  Sehingga selain kita mendapatkan keuntungan dari hasil sewa, kenaikan nilai properi juga akan didapat akibat dari perkembangan baik ekonomi maupun infrastruktur di wilayah tersebut.

Itulah beberapa hal yang periu diperhatikan Investor property sebelum memulai bisnis rumah kontrakan.  Meskipun ada factor lalin yang juga harus dipertimbangkan, misalanya perbandingan harga property dan harga sewa, kualitas air, disain ruang dan bangunan.  Hal tersebut akan kita bahan di lain kesempatan.